Senin, 16 Februari 2015

Bukuku siap terbit

Alhamdulillah segera terbit akhir Februari/ awal Maret 2015, sebuah buku Kumpulan Artikel "Peduli Alam, Peduli Pendidikan". Buku ini berisi opini, pandangan, dan usulan penulis terhadap masalah-masalah terkait dunia pendidikan dan alam. Pengalaman 20 tahun dalam dunia pendidikan dan sikap peduli kepada kelestarian alam dunia ini telah menjadi harta karun yang tak habis dieklporasi sebagai ide penulisan. Sesuangguhnya dubia alam dan dunia pendidikan tak dapat dipisahkan. Hanya tulisan sederahana inilah yang dapat saya persembahkan untuk peduli pada masalah pendidikan dan masalah alam yang sangat tidak sederhana. Semoga bermaslahat bagi umat.
Bagi teman-teman yang berminat, silakan hubungi penulis Retno Utami atau Penerbit Meta Kata
Like · ·
Alhamdulillah siap rilis di akhir Februari / awal Maret sebuah kumpulan kisan anak-anak dengan latar keeksotisan Bontang, Borneo yang kaya akan sumber daya alam. Berakar dari pengalaman sebagai ibu 3 orang anak dan sebagai guru dari anak didik yang penuh dengan cerita. Kisah yang sarat dengan nilai-nilai moral, religius, pendidikan, dan cinta alam semoga dapat bermanfaat. Sebuah karya sederhana smoga dapat diterima.
Bagi yang berminat silakan hubungi penulis Retno Utami atau penerbit Meta Kata

Buku karyaku siap terbit

Alhamdulillah segera terbit akhir Februari/ awal Maret 2015, sebuah buku Kumpulan Artikel "Peduli Alam, Peduli Pendidikan". Buku ini berisi opini, pandangan, dan usulan penulis terhadap masalah-masalah terkait dunia pendidikan dan alam. Pengalaman 20 tahun dalam dunia pendidikan dan sikap peduli kepada kelestarian alam dunia ini telah menjadi harta karun yang tak habis dieklporasi sebagai ide penulisan. Sesuangguhnya dubia alam dan dunia pendidikan tak dapat dipisahkan. Hanya tulisan sederahana inilah yang dapat saya persembahkan untuk peduli pada masalah pendidikan dan masalah alam yang sangat tidak sederhana. Semoga bermaslahat bagi umat.
Bagi teman-teman yang berminat, silakan hubungi penulis Retno Utami atau Penerbit Meta Kata

Buku karyaku siap terbit

Alhamdulillah buku ke-3 ini sipa rilis dan siap terbit akhir Februari/ awal Maret 2015 ini. Buku yang penuh dengan kenangan saat menulisnya. Begini kisahnya...Setelah pelatihan TOT Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) selama 1 bulan di P4TK Jakarta 2002, dan lanjut TOT KBK selama 2minggu di Surabaya tahun 2003, mucullah minat yang menggebu bikin buku sendiri untuk pembelajaran Bahasa Indonesia dikelas (Pemkiran guru ideal, buku yang paling cocok yang buku karya guru sendiri..begitu menurut saya...)
Akhirnya mulailah saya menulis buku ini (waktu itu sedang hamil anak ke-2 dan draf buku ditulis tangan....kebayang serunya kan???) Draf buku tulisan tangan itu saya pakai tuk pengayaan di kelas. Eh,,,,ternyata umur KBK tak lama....jadilah si draf buku tersimpan di loker. Lalu saya minta bantuan jasa seseorang tuk mengetikkan draf buku yang tulis tangan tersebut, hasilnya jadilah sebuah modul yang kadang-kadang saya pakai juga tuk pengayaan di kelas.
Alhamdulillah setelah bertemu Meta Kata kata buku ini saya coba sodorkan tuk dicetak, sekedar tuk dokumentasi pribadi, jika tak perlu dijual karena kurikulumnya sudah ganti lagi....
Walapupun begitu isi buku ini gak basi kok, masih relevan, bacaan/teksnya masih bisa dipakai tuk pengayaan dan referensi....semoga masih bisa bermanfaat ya...
JIka berminat, monggo silakan hubungi penulis Retno Utami atau penerbit Metakata ya,,,,

Sabtu, 29 November 2014

RPP K13 Kelas 8



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan                           : SMP  YAYASAN PUPUK KALTIM
Mata Pelajaran                                 : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/semester                                 : VIII/Semester Satu
Materi Pokok                                    : Bab III Menggapai Cita Melalui Kreatifitas (Teks Prosedur)
Submateri                                           : Unsur Kebahasaan Teks Prosedur
                                                                  (Sinonim, Antonim, Kata Bilangan, dan Kalimat Perintah)                            
Alokasi Waktu                                  : 2 x pertemuan ( 4 JP)

A.      Kompetensi Inti
1.   Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.   Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli   (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.  Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.   Mengolah, dan menyaji dan menalar  dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.      Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
1
1.2     Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.
1.2.1         Terbiasa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai implementasi rasa syukur kepada Tuhan atas keberadaan bahasa Indonesia, di antaranya dalam menjelaskan isi  teks prosedur.

2

2.2   memiliki perilaku jujur dan percaya diri dalam mengungkapkan kembali tujuan dan metode serta hasil kegiiatan
2.4.1 Terbiasa menggunakan ekspresi yang menunjukkan sikap percaya diri saat penjelaskan prosedur tertentu.
2.4.2 Terbiasa mengungkapkan sesuatu secara objektif dalam mengungkapkan teks prosedur
3
3.1       Memahami  teks prosedur baik melalui lisan maupun tulisan
3.1.1 Memahami urutan prosedur pencangkokan tanaman yang benar


4
4.1       Menangkap makna teks prosedur baik secara lisan maupun tulisan

4.1.1          Mengidentifikasikan unsur kebahasaan teks prosedur “Pengcangkokan Tanaman” , berupa:
1)      Menemukan sinonim kata-kata tertentu dalam teks prosedur
2)      Menenukan antonim kata-kata tertentu di dalam teks prosedur
3)      Menemukan kalimat perintah di dalam teks prosedur







C.      Tujuan Pembelajaran
·         Kompetensi Sikap:
1)      Peserta didik terbiasa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai implementasi rasa syukur kepada Tuhan atas keberadaan bahasa Indonesia, di antaranya dalam menjelaskan isi  teks prosedur.
2)      Peserta didik terbiasa menggunakan ekspresi yang menunjukkan sikap percaya diri saat penjelaskan prosedur tertentu.
3)      Peserta didik terbiasa mengungkapkan sesuatu secara objektif dalam mengungkapkan teks prosedur.

·                            Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan:
1)                   Memahami urutan prosedur pencangkokan tanaman yang benar.
2)                   Mengidentifikasikan unsur kebahasaan teks prosedur “Pengcangkokan Tanaman” , berupa:
a.       Menemukan sinonim kata-kata tertentu dalam teks prosedur “Pencangkokan Tanaman”
b.      Menenukan antonim kata-kata tertentu di dalam teks prosedur “Pencangkokan Tanaman”
c.       Menemukan kalimat perintah di dalam teks prosedur “Pencangkokan Tanaman”


D.      Materi Pembelajaran 

1)      Teks prosedur “Pencangkokan Tanaman” (halaman 85-86)
2)      Sinonim kata-kata tertentu
3)      Antonimkata-kata tertentu
4)      Kalimat perintah

E.       Metode Pembelajaran
·      Pendekatan Saintifik
·      Model Pembelajaran Berbasis Teks
·      Sintak:
1)      Mengamati
2)      Menanya
3)      Mencoba/mengumpulkan data atau informasi
4)      Mengasosiasikan/menganalisis data atau informasi
5)      Mengkomunikasikan hasil
6)      mencipta


F.       Media , Alat, dan Sumber Belajar
1)      Media
·         Teks model : “Pencangkokan Tanaman”
·         Gambar/ilustrasi pencangkokan tanaman
·         Tayangan cuplikan prosedur
·         Media power point
·         Kartu-kartu kata
·         Lembar Kerja Siswa


2)      Alat dan bahan
·         LCD Player, Laptop

3)      Sumber
Alwi, Hasan. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Balai Bahasa.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013a. Bahasa Indonesia: Wahana Pengetahuan.:Buku Siswa. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013b. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan: Buku Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2010. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
www. Google.com


G.     Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran            

Pendahuluan  (10 menit)
1)      Peserta didik merespon salam guru
2)      Peserta didik dengan dipimpin temannya bersama guru melakukan doa bersama sebelum pembelajaran dimulai .
3)      Peserta didik merespon pertanyaan guru tentang keadaan siswa di kelas.
4)      Peserta didik mengingat kembali materi pembelajaran yang lalu.
5)      Siswa menerima informasi kompetensi materi, tujuan pembelajaran, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
Kegiatan Inti (40 menit)
Mengamati:
1)      Peserta didik merespon gambar/ilustrasi tentang prosedur
2)      Peserta didik  mengamati tayangan pada media power point tentang budidaya tanaman/pencangkokan tanaman.
3)      Peserta didik membaca teks prosedur “Pencangkokan Tanaman.
Menanya:
1)      Peserta didik dengan bimbingan guru bertanya jawab tentang isi tayangan media power point
2)      Peserta didik menjawab pertanyaan-pertanyaan pancingan dari guru tentang pencangkokan.
3)      Peserta didik menanyakan unsure kebahasaan teks prosedur.
Mengumpulkan Data:
1)      Peserta didik diarahkan untuk membentuk kelompok, untuk menarik perhatian mereka, guru menggunakan nama-nama tokoh terkenal/profesi sesuai cita-cita, misalnya : gambar seorang chef ternama, dll.
2)      Setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja  yang sesuai dengan nama dan mascot kelompok
3)      Peserta didik mendiskusikan isi teks prosedur “Pencangkokan Tanaman”
4)      Peserta didik mencari sinonim kata-kata tertentu di dalam teks.
5)      Peserta didik mencari antonim kata-kata tertentu di dalam teks.
6)      Peserta didik mencari kalimat perintah pada teks

Menalar:
1)          Peserta didik mengurutkan prosedur pencangkokan tanaman dengan benar.
2)            Peserta didik mencatat sinonim kata-kata tertentu.
3)            Peserta didik mencatat antonim kata-kata tertentu.
4)            Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi kelompok
5)            Peserta didik membandingkan hasil diskusi kelompok.

Mengkomunikasikan:
1)      Peserta didik membacakan hasil diskusi setiap kelompok sementara itu kelompok lainnya menaggapinya.
2)      Peserta didik menempelkan hasil kerja di madding kelas untuk mendapatkan penilaian dari kelompok lainnya.

Penutup (10 menit)
1)       Guru dan siswa melalukan refleksi terkait dengan pembelajaran yang baru berlangsung.
2)      Guru memberikan kuis sederhana untuk mengukur ketercapaian pembelajaran .
3)      Guru memberikan penguatan terhadapa hasil kerja siswa.
4)      Guru memberikan tugas untuk pengayaan atau remidi kepada siswa.


H.     Penilaian

1)      Penilaian Sikap
a.       Teknik                  : Pengamatan Sikap
b.      Bentuk                 : Lembar Pengamatan
c.       Instrumen           :


a.    Penilaian Diri dan antarteman

No
Pernyataan
TP
KD
SR
SL

1
Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.





2
Menyampaikan pendapat dengan percaya diri dan berani





3
Mengerjakan ulangan/tugas dengan jujur








Jumlah Skor



SKOR: SL = 4; SR = 3; KD=2; TP=1
          NILAI SIKAP                               = JUMLAH SKOR/16 X 100
          Keterangan predikat:
PREDIKAT
NILAI
Sangat Baik (SB)
80≤AB≤100
Baik (B)
70≤B≤79
Cukup (C)
60≤C≤69
Kurang (K)
<60 span="">

b.     Penilaian Antar Peserta Didik
No
Pernyataan
YA
TIDAK
1
Selama   melakukan tugas kelompok bekerjasama dengan teman satu kelompok


2
Mencatat data dengan teliti dan sesuai dengan fakta


3
Melakukan tugas sesuai dengan jadwal yang telah dirancang


4
Membuat tugas terlebih dahulu dengan membaca literature yang mendukung tugas


Jika jawaban ya, nilainya 1; jika tidak, nilainya 0

          NILAI SIKAP                                 = JUMLAH SKOR/4 X 100




          Keterangan predikat:
 
PREDIKAT
NILAI
Sangat Baik (SB)
80≤AB≤100
Baik (B)
70≤B≤79
Cukup (C)
60≤C≤69
Kurang (K)
<60 span="">

c.   Jurnal
Nama        :
Kelas        :

No.
Hari, Tanggal
Kejadian
Keterangan
/tindak lanjut
1













  

































II. Instrumen Penilaian Pengetahuan
a.Teknik               : Tes tertulis
b. bentuk            : uraian
c. instrument     :

1.       Temukan 5 kata sifat, kemudian temukan sinonim kata tersebut dalam teks prosedur “Pencangkokan tanaman”
2.       Temukan 5 kata sifat, kemudian temukan antonm kata tersebut dalam teks prosedur  “Pencangkokan Tanaman”
3.       Temukan 5 kalimat perintah dalam teks prosedur  “Pencangkokan Tanaman”




Pedoman penskoran:
Jawaban benar, nilainya 1; jawaban salah, nilainya 0
Nilai  X 100

Nilai konversi =  x 4

d.      Instrumen Penilaian Keterampilan


1.       Susunlah gambar prosedur pencangkokan tanaman dengan benar!
2.       Susunlah gambar prosedur pembuatan mie instan dengan benar!
3.       Susunlah gambar prosedur pembuatan layang-layang dengan benar!
4.       Susunlah gambar prosedur pembuatan bros dari kain flannel dengan benar!
5.       Susunlah gambar prosedur pemakaian hijab dengan benar!
Pedoman penskoran:
Aspek
Skor
Siswa mengidentifikasi isi teks cerita moral/fabel

·         Jawaban sempurna
3
·         Jawaban kurang sempurna
2
·         Jawaban tidak sempurna
1
SKOR MAKSIMAL (3 x 3)
9

Nilai  X 100

Nilai konversi =  x 4



                                                                                                Bontang, 17 November  2014


Kepala SMP YPK                                                                   Guru Mapel Bahasa Indonesia





Suroto,S.Pd.                                                                                        Retno Utami,S.Pd.















Lampiran:

Daftar Kata Sifat – Sinonim- Antonim

No.
Paragraf
Kata Sifat
Sinonim
Antonim

1.
1
mudah
gampang
Susah
2.

murah

mahal
3.

baik
bagus
buruk
4.

maksimal
banyak
minimal
5

singkat
pendek
panjang





6.
2
keuntungan
laba
kerugian
7.

tumbang
roboh
tegak
8.

sedikit
minim
banyak
9.

kecil
mini
besar
10.

cepat
kilat
lambat





11.
3
basah
lembab
kering
12.

subur
gembur
gersang
13.

kuat
kokoh
lemah





14.
4
besar
Akbar, agung
kecil
15.

kecil
mini
besar
16.

panjang
tinggi
pendek
17.

kering
gersang
Basah/lembab





18.
5
teliti
seksama
sembrono
19.

cepat
kilat
lambat
20.

kering
gersang
Lembab/basah
21.

atas
puncak
bawah
22.

subur














KATA BILANGAN DAN KALIMAT PERINTAH/IMPERATIF

1.      Pertama, carilah dahan yang ukurannya sedang, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil!
2.      Kedua, ukurlah jarak antara batang pohon dan tempat yang akan dikupas kulitnya paling
sedikit ± 10 cm!
3.      Ketiga, kupaslah sekeliling kulit dahan yang akan dicangkok dengan panjang kupasan ± 5 cm!
4.      Keempat, keriklah lendir atau kambium dahan tersebut dengan perlahan agar kering!
5.      Kelima, tutuplah hasil kupasan dengan tanah!
6.       Keenam, bungkuslah tanah dengan plastik, lalu ikat kedua ujungnya agar tanah tidak jatuh!


CIRI-CIRI TEKS PROSEDUR:
1)      Terdapat urutan cara/prosedur membuat atau melakukan sesuatu dengan sistematis dan runtut.
2)      Menggunakan kalimat perintah, menggunakan partikel  -lah dan tanda seru (!)
3)      Menggunakan kata bilangan : pertama, kedua, dan seterusnya.











Pencangkokan Tanaman


Pengembangbiakan tanaman dapat dilakukan melalui pencangkokan. Selain mudah  dilakukan pencangkokan juga murah biayanya. Pencangkokan dilakukan untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik pada suatu tumbuhan sehingga pemanfaatannya terhadap tumbuhan tersebut lebih maksimal. Misalnya, pencangkokan pada tumbuhan mangga bisa mendapatkan buah mangga yang lebih baik daripada mangga yang tidak dicangkok. Selain itu, hasil pencangkokan memiliki masa tumbuh yang relatif lebih singkat.

Pencangkokan tanaman memiliki keuntungan dan kerugian. Keuntungan yang dapat diperoleh melalui pencangkokan tanaman, antara lain, (1) tanaman yang berbuah lebih cepat daripada seharusnya dan (2) mutu produksi yang diperoleh sama dengan tanaman induknya. Sementara itu, kerugian pencangkokan adalah tanaman hasil cangkokan hanya memiliki akar serabut sehingga lebih mudah tumbang/roboh dibandingkan tanaman yang berasal dari biji. Selain itu, hasil cangkokan itu juga memiliki kanopi yang lebih kecil dan produksi yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang dapat dihasilkan pohon induknya.

Untuk mencangkok tanaman diperlukan alat dan bahan (1) satu bilah pisau, (2) tali plastic/ tali bambu, (3) plastik transparan/sabut kelapa/ijuk, dan (4) tanah yang agak basah dan subur. Pisau digunakan untuk mengelupaskan kulit tumbuhan yang akan dicangkok serta memotong tali dan plastik. Tali plastik digunakan untuk mengikat plastik transparan ke batang atau dahan pohon yang dicangkok. Tali plastik dapat diganti dengan tali bambu atau jenis tali lain yang kuat. Plastik transparan dapat diganti dengan sabut kelapa atau ijuk pohon enau. Tanah yang agak basah digunakan sebagai tempat tumbuhnya hasil pencangkokan.

Pencangkokan tumbuhan dapat dilakukan melalui cara berikut.

Pertama, carilah dahan yang ukurannya sedang, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil!
Kedua, ukurlah jarak antara batang pohon dan tempat yang akan dikupas kulitnya paling
sedikit ± 10 cm!
Ketiga, kupaslah sekeliling kulit dahan yang akan dicangkok dengan panjang kupasa
cm!
Keempat, keriklah lendir atau kambium dahan tersebut dengan perlahan agar kering!
Kelima, tutuplah hasil kupasan dengan tanah!
Keenam, bungkuslah tanah dengan plastik, lalu ikat kedua ujungnya agar tanah tidak
jatuh!

Cara ini dapat dilakukan pada tumbuhan berkayu yang mudah dicangkok.

 Setelah keenam cara tersebut dilakukan, lihat dan teliti cangkokan itu paling cepat sekali
seminggu. Apabila tanah pencangkokan itu kering, siramlah dengan membuka tali pengikat
bagian atas cangkokan. Setelah dua atau tiga minggu, tunas hasil pencangkokan akan tumbuh
pada bagian tanah yang dibungkus. Jika akarnya sudah cukup, potong cangkokan tersebut dan tanam di tanah yang subur.
Apabila tanah pencangkokan itu kering, siramlah dengan membuka tali pengikat
bagian atas cangkokan.
















LEMBAR KERJA SISWA 1
NAMA KELOMPOK      :
NAMA ANGGOTA        :
KELAS                             :

1.       Temukan sinonim dan antonym kata-kata berikut yang terdapat dalam teks prosedur “Pencangkokan Tanaman”

NO.
PARAGRAF
KATA
SINONIM
ANTONIM

1.





2.





3.





4.





5.





6.





7.





8.





9.





10.







2.       Temukan kalimat perintah yang terdapat dalam teks prosedur “Pencangkokan Tanaman”

No.
Contoh Kalimat Perintah

1.



2.



3.



4.



5.