Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 28, 2013

syair dalam status FB

Kumpulan syair Hari Alhamdulillah dateng juge hari Senin Ayah,bunda, encang, encingn tanpe aye kecualiin Ayo senyum kite manisin Biar ati lebar hidup diberkahin Same yang maha kuase dan maha rahim Kerja entu suseh tapi lebih suseh lagi kalo kagak kerja alias dianggurin Jadi ras syukur kudu kite ucapin Alhamdulillah tenage kita msh ada yg ngebutuhin Semoge doa kite dikabulin aminn   Alhamdulillah sdh sampai di senja Selasa Pulang kerja mandi segar terasa Leyeh leyeh di kasur sambil fb-an juga bisa Luruskan pinggang lepaskan segala rasa Dari sakit perut dilepen sampe pinggang kaku rasa Minyak tawon digosok merata Berharap berdoa moga lelahku sirna tak bersisa Ingin pejam mata tapi samar samar ngaji masjid terdengar menyapa sahaya Siap siap jelang magrib tiba Ayo saudara semua Mohon keridoannya dengan sujud bersahaja   Alhamdulillah sudah hari Rabu semangat kerja kembali menggebu setelah libur dan idul adha yang seru potong sapi, kambing, dan lembu bahkan ada s

syair dalam status FB

 Kado Syair Cinta Untuk Sayangku 23 Oktober 1970, 43 tahun yang lalu itulah catatan kelahiranmu di buku dahulu tak penting tanggal berapa catatan itu karena alpa dan tak penting bagimu tetapi kehadiran dirimu yang perlu bagiku nostalgia kisah asmaraku dan dirimu lama tak bertemu terpisah jarak dan waktu hingga akhirnya takdir kuasa yang berlaku kita bertemu dan bersatu dalam ikatan ijab yang khusu separuh aku adalah dirimu pakaianku adalah pakaianmu Mas Abduh sayangku.. inilah persembahan puisi cinta untukmu sebagai rasa syukur pada yang Maha Tahu Allah telah memberikan umur yang barokah slalu Sehat walafiat jiwa ragamu agar kau tetap jadi imamku tuk mengararungi bahtra menuju surga-Mu membimbing Nuha, Fahmi, Yasmin, permata kalbu dalam keluarga sakinah, mawadah, warohmah sudah tentu Semoga Alloh SWT mengijabah doa kita selalu — feeling blessed.

syair dalam status FB

 Syair kepada Kawan Bapak ibu teman dan kawan Izinkan hamba sampaikan sedikit pesan Hamba bersyair bukan pantunan Bukan maksud dapat pujian Wahai teman sejawat guru Jangan bimbang dan jangan ragu Sikap kita digugu dan ditiru Berikanlah teladan yang haru Wahai teman para wartawan Carilah berita segera kabarkan Sampaikan kabar dengan kebenaran Bukan sekedar gosip murahan Hallo mas bro dan mbak sista Luruskan niat beningkan kata Jauhkan boohong dan dusta Niscaya hidupmu tak terlunta lunta Wahai para pejabat penguasa Sumpah dan janjimu janganlah dusta Harusnya bekerja untuk rakyat sentosa Eh,malah korupsi merajalela Kasus hambalang belumlah sirna Kasus MK sudah membuka mata Betapa benang korupsi tak bisa ditata Bagai tentakel sang gurita Wahai teman dan sedulur Mari kita hitung dan kita ukur Berapa banyak amalan terukur Agar lapang di alam kubur

Syair dalam status FB

                                                                                                         Bontang, 28 Oktober 2013 Sumpah Pemuda napak tilas 28 Oktober 1928 menggugah segala kenangan mengobarkan perjuangan saat itu Sumpah Pemuda diikrarkan Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku bertanah air satu, Tanah Indonesia Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku berbangsa satu, Bangsa Indonesia Kami Putra dan Putri Indonesia Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia Para pemuda harapan bangsa ingatlah para pejuang perkasa menyatukan hati dan juga karsa dalam semangat yang tak bisa binasa para pemudi harapan negeri kerahkan seluruh kerja dan energi untuk membangun Ibu pertiwi yang sedang bersusah hati Ibu Pertiwi kini terkoyak darah dan air matanya menyeruak hutan, gunung, sawah, lautan...semua rusak tembaga, emas, intan berlian...semua digasak Ibu Pertiwi kini berlinang pemimpin negeri gamang pejabat hanya bersenang-senang rakyatnya miskin nasib