Postingan

Bukan Cita-citaku

Bukan Cita-Citaku Bunda… Aku ingin jadi koki Seperti Rudi Jangan anakku… Urusan masak tak perlu perguruan tinggi Ayah… Aku bercita-cita mulia jadi guru Seperti Bapak Ibu guruku Ah,…masa jadi guru ? Coba yang lainnya dulu Mama… Izinkan aku jadi penyanyi Punya studio sendiri Ya ampun, Nak… kok penyanyi, sih! Papa…mama … Aku harus jadi apa? Anakku, kamu harus seperti Papa Jadi Insinyur Atau Paling tidak kamu harus seperti mama Jadi dokter Papa…mama… Mengapa begitu? Ya… supaya kami tak malu ! (Karya: Retno Utami )
Opiniku Jadilah Guru, Ibu/Bapak, dan Sahabat bagi Anak Didik Kita Guru Jutek! Guru Galak! Guru Bete! Guru Killer!.... jika Anda sebagai guru, pernahkah mendapat panggilan dari anak-anak seperti ini? Betapa mengerikannya dunia pendidikan kita jika gurunya seperti ini. Bagaimana bisa anak-anak belajar dan menerima pelajaran dengan baik jika berhadapaan dengan wajah guru seperti ini? Pernahkah Anda bercermin bagaiman wajah Anda ketika masuk ke kelas? Hal terpenting dari proses belajar mengajar di kelas adalah interaksi antara guru dan siswa yang berjalan dengan baik. Interaksi tersebut dapat berjalan dengan baik jika keduanya sudah menunjukkan tanda-tanda siap menerima. Guru siap menerima siswa dan siswa siap menerima guru. Sebagai guru, orang yang lebih dewasa dari anak didik kita, tak salah jika semua dimulai dari diri guru. Mulailah masuk kelas dengan senyum,sapa, dan wajah menyenangkan bagi siswa. Diharapkan siswa pun akan menerima kehadiran kita di kelas dengan menyenangkan. Jika h...

Studi Banding

Hari Jumat tanggal 7 Agustus ini kami berkunjung ke SNPN 1 Balikpapan. Tujuan utamanya adalah Studi banding. Melihat dari dekat kelebihan-kelebihan sekolah tersebut. Salah satu kelebihan itu adalah bahwa sekolah ini sudah melalui Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Kunjungan yang cukup singkat ini akhirnya membuah kesimpulan: 1. Dukungan orang tua terhadap program sekolah sangat baik. Sehingga pihak sekolah hanya sebagai fasilitator dan penggagas ide. Pelaksanaan dan pendanaan mendapat dukungan penuh orang tua dengan kesadaran yang tinggi. 2. Siswa yanga sangat kooperatif (mentaati peraturan dan instruksi guru/mudah sekali untuk di ajak bekerja sama/patuh pada aturan main sekolah). Sebagai contoh: Kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan Sabtu pagi hingga siang diikuti siswa dengan tertib dan disiplin. Siswa yang ikut Mading, duduk manis di perpustakaan, menulis, menggunting, menempel, kerja hingga jam eskul selesai. Demikian juga lainnya. Tidak ada yang keluar dari kelompoknya ...

DICARI RIMBAWAN SEJATI DEMI HUTAN LESTARI

DICARI RIMBAWAN SEJATI DEMI HUTAN LESTARI Taman Nasional Kutai (TNK) adalah sebuah taman nasional yang terletak di wilayah kabupaten Kutai Timur dan sebagian kecil wilayah Kota Bontang yang memiliki lahan seluas 198.629 ha. Memasuki tahun 2000-an wilayah TNK yang masih benar-benar asli sudah jauh berkurang. Sejak keberadaanya TNK memang tidak pernah lepas dari konflik berbagai kepentingan. Pembalakkan liar terus berkelanjutan seiring melemahnya penegakan hukum. Bahkan pemberian izin investasi pada akhirnya memperparah kerusakan TNK. Masalah yang mengelilingi hutan Indonesia, khususnya TNK seperti lingkaran setan yang tak habis-habisnya. Satu masalah ditangani, masalah lain belum selesai, kemudian masalah baru muncul . Penyelesaian masalah hutan di Indonesia harus terintegrasi. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua pihak harus punya niat yang sama untuk melestarikan hutan. Jangan ada kepentingan pribadi atau kelompok yang ingin untung sendiri. Masalah yang menggelayuti TNK sangat ...
Belajarlah dari Alam Belajarlah dari alam, karena alam akan mengajarkan segalanya. Demikian sebuah kalimat yang sejak dulu pernah kita dengar hingga sekarang. Ya...,manusia dalam menjalankan hidupnya juga meniru alam. Lihatlah bagaimana manusia masa lalu yang memanfaatkan gua sebagai tempat tinggal. Kulit binatang dipakai untuk menghangatkan badan, seperti beruang yang menghangatkan diri dengan bulunya yang tebal dan gua yang hangat selama musim dingin. Kini manusia dapat terbang dengan pesawat seperti elang yang dengan gagah mengangkasa di langit biru. Bendungan yang kita kenal sekarang ternyata sangat mirip dengan bendungan yang dibuat oleh berang-berang yang akan membuat rumah/sarang di dalam sungai. Pendek kata Tuhan menciptakan alam semesta ini untuk dimanfaatkan manusia bagi kelangsungan hidupnya. Alam adalah sahabat manusia. Kenyataan kini berbalik, alam tidak lagi bersahabat dengan manusia. Bukan alam yang berkhianat pada manusia, tapi manusialah yang tak lagi memanfaa...

Peran PKT :Mewujudkan Objek Wisata Kota Bontang

Peran PKT dalam CSR Mewujudkan Objek Wisata Kota bagi Masyarakat Bontang Bontang adalah kota industri dan jasa. Sebagian besar penduduknya adalah pekerja, baik sebagai PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, pedangan, petani, dan nelayan. Kesibukan aktivitas masyarakat Bontang sangat padat dan cepat. Oleh sebab itu masyarakat Bontang membutuhkan objek wisata kota untuk menyegarkan pikiran dan memulihkan tenaga. Selain itu, wisata kota juga menjadi sarana bercengkrama dan berkumpul bersama anggota keluarga. Mengapa objek wisata kota? Karena objek wisata kota ini dekat dan mudah. Untuk mencapainya tidak dibutuhkan waktu dan jarak tempuh yang lama dan melelahkan. Sehingga keluarga, terutama anak-anak tetap merasa nyaman dan aman. Saat ini, di Bontang sudah ada objek wisata kota yang dikelola oleh PKT. Objek tersebut adalah Danau Permai, Taman Cibodas, dan Kolam Pemancingan Arwana. Memang apa awalnya objek ini dibuat untuk keluarga besar PKT. Kenyataannya objek wisa...

Realisasi CSR PKT: Geliatkan Pariwisata Bontang

Realisasi CSR PKT: Geliatkan Pariwisata Bontang Kepedulian perusahaan besar seperti PT. Pupuk KALTIM (PKT) Bontang terhadap perkembangan dan kesejahteraan masyarakat kota TAMAN ini sudah terbukti. Kepedulian sosial PKT kepada masyarakat Bontang diwujudkan dengan menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR), dengan mengembangkan Program Community Development (COMDEV). Pelaksanaan program ini lebih difokuskan kepada masyarakat Bontang dan Kaltim. Program yang bersifat bantuan langsung diwujudkan melalui bidang sosial, misalnya memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi pertengahan Juni lalu di RT 38 dan RT 39 Loktuan,Bontang Utara. Bantuan tersebut senilai Rp165 juta. Dalam bidang pendidikan dibuktikan dengan memberikan bantuan pembuatan sarana olah raga berupa lapangan basket kepada Yayasan Pendidikan Loktuan (YPL) senilai Rp 83 juta. Sedangkan untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) diwujudkan dengan memberikan pinjaman permodalan (Berita Redaksi, ...